AKTIFITAS ANTIBAKTERI SABUN CAIR EKSTRAK DAUN MELINJO (Gnetum gnemon L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus Aureus

  • Rahma Nafi’ah, M.Si., Apt.
  • Atin Yuliantini

Abstract

Daun melinjo memiliki kandungan resveratrol yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Telah dilakukan penelitian uji aktifitas antibakteri sabun cair ekstrak daun melinjo (Gnetum gnemon L) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode in-vitro perforasi pada media nutrien agar dengan melihat diameter zona hambat pada konsentrasi ekstrak 10%, 20% dan 30% b/v. Dari hasil pengamatan didapatkan bahwa konsentrasi 30% memiliki nilai zona hambat mendekati kontrol positif. Selanjutnya ekstrak daun melinjo 30% diformulasikan dalam bentuk sediaan sabun cair. Hasil formula diuji aktifitas antibakterinya dan stabilitas penyimpanan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sabun cair ekstrak daun melinjo memiliki persen efektif dibanding kontrol positif sebesar 84,81%. Sedangkan hasil uji stabilitas penyimpanan meliputi : organoleptis, pH, viskositas, kenaikan tinggi busa pada suhu 00C, 250C dan 400C menunjukkan bahwa sediaan kurang stabil pada penyimpanan selama empat minggu.

Published
Jan 28, 2020
How to Cite
M.SI., APT., Rahma Nafi’ah,; YULIANTINI, Atin. AKTIFITAS ANTIBAKTERI SABUN CAIR EKSTRAK DAUN MELINJO (Gnetum gnemon L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus Aureus. Praeparandi, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 1-9, jan. 2020. Available at: <http://jurnal.stfypibcirebon.ac.id/index.php/ojs/article/view/43>. Date accessed: 29 oct. 2020.