UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI GEL MINYAK ATSIRI BUNGA KENANGA (Canangium odoratum Baill) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

  • Etty Haryati
  • Edi Zakaria

Abstract

Kenanga (Canangium odoratum Baill) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang
berasal dari bagian bunganya. Minyak atsiri kenanga dapat digunakan sebagai antibakteri.
Antibakteri digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit diantaranya yaitu infeksi.
Staphylococcus aureus adalah mikroorganisme flora normal yang banyak berada di kulit dan jika
tumbuh berlebihan dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti selulitis, impetigo, bisul dan
jerawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi minyak atsiri bunga kenanga
(Canangium odoratum Baill) yang dibuat sediaan gel sebagai antibakteri dengan konsentrasi
minyak atsiri 1%, 5% dan 7%. Jenis penelitian ini adalah experimental yaitu melakukan
percobaan dan pengamatan pada objek yang sedang ditetili. Metode yang digunakan ialah invitro. Pengujian antibakteri dilakukan terhadap bakteri staphylococcus aureus dengan
menggunakan metode difusi sumuran pada media agar. Zona bening yang muncul di media agar
digunakan sebagai parameter bahwa terdapat aktivitas antibakteri pada sediaan uji maupun
kontrol. Analisis data menggunakan parameter uji Normalitas, Homogenitas, Kruskal Wallis dan
Mann Whitney. Hasil penelitian diperoleh bahwa sediaan uji yang memiliki daya antibakteri
adalah konsentrasi 5% dan 7% dengan nilai diameter zona bening masing-masing 6,1 mm dan
7,01 mm.

Published
Feb 21, 2020
How to Cite
HARYATI, Etty; ZAKARIA, Edi. UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI GEL MINYAK ATSIRI BUNGA KENANGA (Canangium odoratum Baill) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus. Praeparandi, [S.l.], v. 2, n. 2, feb. 2020. Available at: <http://jurnal.stfypibcirebon.ac.id/index.php/ojs/article/view/61>. Date accessed: 29 oct. 2020.